Jakarta, jakartanews.co.id Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya mengunjungi Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Bekasi pada malam hari untuk melihat secara langsung kehidupan siswa di asrama, kondisi fasilitas pendidikan, serta pelayanan yang mereka terima. Dalam kunjungan tersebut, Teddy tidak hanya meninjau sarana sekolah, tetapi juga berdialog dengan para siswa dan memberikan motivasi agar mereka terus bersemangat menempuh pendidikan.
Kunjungan yang berlangsung pada Minggu malam (25/10/2026) itu dilakukan bersama Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. Teddy, yang juga mengemban peran sebagai Duta Sekolah Rakyat, tiba di lokasi sekitar pukul 20.50 WIB dan langsung menuju asrama putra jenjang sekolah menengah atas (SMA).
Kedatangan Teddy disambut antusias oleh para siswa. Suasana asrama yang semula menjadi tempat beristirahat berubah meriah ketika para siswa menyanyikan lagu Ku Tak Bisa dari Slank dan Laskar Pelangi dari Nidji.
Berdiri di tengah-tengah para siswa, Teddy turut bernyanyi bersama mereka. Interaksi tersebut menciptakan suasana akrab dan cair. Para siswa tampak gembira karena tidak menyangka akan mendapat kunjungan pejabat pemerintah pada malam hari, terlebih di tengah aktivitas mereka di lingkungan asrama.
Teddy juga mengapresiasi semangat dan kemampuan bernyanyi para siswa. Namun, kunjungan itu tidak berhenti pada interaksi seremonial. Ia melanjutkan agenda dengan meninjau langsung kondisi tempat tinggal siswa untuk melihat bagaimana fasilitas asrama digunakan dalam keseharian.
Bawa Pesan Presiden, Tekankan Semangat dan Kegembiraan Siswa
Dalam kesempatan tersebut, Teddy menyampaikan bahwa kunjungannya pada malam hari, termasuk saat hari libur, bertujuan melihat secara langsung kondisi fasilitas dan kehidupan para siswa di Sekolah Rakyat.
Ia juga menyampaikan salam dari Presiden Prabowo Subianto sekaligus membagikan tas dan kaus sebagai buah tangan dari Presiden kepada para siswa.
“Ada sedikit oleh-oleh dari Pak Presiden. Ada tas, ada kaos. Silakan itu dipakai, digunakan. Di sini intinya harus gembira. Saya enggak mau malam ini saja, setiap saat gembira. Ada temannya agak sedih, dihibur,” kata Teddy, sebagaimana dikutip dalam keterangan tertulis pada (26/10/2026).
Pesan tersebut menekankan pentingnya suasana belajar dan kehidupan asrama yang mendukung kebahagiaan siswa. Teddy mengingatkan agar para siswa saling memperhatikan, menghibur teman yang sedang bersedih, serta menjaga semangat dalam menjalani pendidikan.
Ia juga mendorong para siswa untuk tidak membatasi diri dalam belajar, baik dari pelajaran formal maupun dari pengalaman dan orang-orang di sekitar mereka.
“Semoga semuanya di sini sehat, terus semangat belajar, belajar yang keras, belajar apa pun dari siapa pun. Insyaallah, apa pun cita-citanya adik-adik sekarang, insyaallah nanti terkabul,” ujarnya.
Teddy turut menyoroti pentingnya penguasaan bahasa Inggris dan kemampuan lainnya sebagai bekal bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan serta meraih cita-cita.
“Mudah-mudahan di sini nanti setelah lulus, yang SD, yang SMP, yang SMA, jago bahasa Inggris, jago semuanya,” katanya.
Periksa Kerapian Lemari dan Buku Pelajaran Siswa
Usai berbincang dengan para siswa, Teddy meninjau salah satu kamar tidur di asrama putra jenjang SMA. Ia memeriksa kerapian dan kebersihan lemari pakaian serta melihat secara langsung kondisi fasilitas yang digunakan siswa sehari-hari.
Setiap kamar di asrama tersebut dihuni 16 siswa dengan tempat tidur model ranjang susun. Fasilitas yang tersedia meliputi lemari pakaian, kasur, kipas angin, meja, dan kursi belajar.
Dalam peninjauan itu, perhatian Teddy tertuju pada kerapian lemari pakaian milik dua siswa kelas XI, Muhammad Abdi Bayu dan Rangga Ratanaya. Ia kemudian berdialog dengan keduanya dan memeriksa buku catatan pelajaran bahasa Inggris yang mereka gunakan untuk belajar.
Teddy mengapresiasi kerapian, kepercayaan diri, dan semangat belajar kedua siswa tersebut. Ia juga memberikan dorongan agar mereka terus meningkatkan kemampuan, khususnya dalam penguasaan bahasa Inggris.
“Yang paling benar buat kalian semua adalah you look amazing tonight. Kalian semua hebat malam ini,” ungkap Teddy.
Ia kemudian mengingatkan bahwa kemampuan tidak diperoleh secara instan, melainkan melalui proses belajar dan latihan yang konsisten.
“Belajar lagi ya. Tulisannya bagus, pintar bahasa Inggris. Kan tadi saya bilang, kalau yang belum bisa, belajar. Enggak apa-apa, kan semuanya dari enggak bisa awalnya, kalau sudah belajar, bisa insyaallah,” lanjutnya.
Interaksi tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan motivasi secara langsung kepada siswa. Teddy tidak hanya menilai kondisi fisik asrama, tetapi juga memberi perhatian pada kebiasaan belajar dan perkembangan kemampuan akademik mereka.
Suasana semakin akrab ketika para siswa meminta tanda tangan Teddy. Mereka menyodorkan berbagai barang, mulai dari kopiah hingga gitar, untuk ditandatangani. Sejumlah siswa juga memanfaatkan kesempatan itu untuk berfoto bersama.
Tinjau Asrama SD Hingga Fasilitas Kawasan Sekolah
Setelah dari asrama putra SMA, Teddy melanjutkan kunjungan ke asrama putra jenjang sekolah dasar (SD). Di lokasi tersebut, ia melihat sejumlah anak yang masih asyik mewarnai di ruang tengah asrama.
Teddy kemudian berkeliling kawasan sekolah menggunakan mobil golf yang dikemudikannya sendiri. Dalam perjalanan itu, ia didampingi Gus Ipul dan Kepala SRT 1 Kabupaten Bekasi, Nilam Andini.
Peninjauan mencakup sejumlah fasilitas, antara lain lapangan sepak bola, bangunan asrama, dan rumah ibadah. Teddy juga berdialog dengan kepala sekolah untuk memperoleh gambaran mengenai kondisi sarana dan prasarana serta kebutuhan yang masih perlu dilengkapi.
Di sela-sela peninjauan, ia menyapa para siswa yang masih beraktivitas dan mengingatkan mereka agar segera beristirahat karena waktu sudah malam.
Kehadiran Teddy pada malam hari memberi kesempatan untuk melihat aktivitas siswa di luar jam pembelajaran formal. Asrama menjadi salah satu aspek penting yang diperiksa karena merupakan bagian dari lingkungan keseharian siswa, tempat mereka beristirahat, belajar mandiri, dan berinteraksi dengan teman sebaya.
Kunjungan Langsung Untuk Melihat Kehidupan Siswa
Kunjungan ke SRT 1 Kabupaten Bekasi tersebut memperlihatkan pendekatan yang tidak terbatas pada peninjauan bangunan dan fasilitas. Melalui dialog dengan siswa, pemeriksaan kondisi kamar, serta komunikasi dengan pihak sekolah, Teddy melihat sejumlah aspek kehidupan pendidikan yang berlangsung di lingkungan asrama.
Perhatian terhadap kebersihan, kerapian, ketersediaan fasilitas belajar, dan semangat siswa menjadi bagian dari gambaran kondisi sekolah yang ditemuinya selama kunjungan.
Meski demikian, peninjauan tersebut belum dengan sendirinya menggambarkan seluruh kondisi penyelenggaraan pendidikan di sekolah. Kebutuhan fasilitas yang masih harus dipenuhi, kualitas pelayanan pendidikan, serta perkembangan akademik siswa tetap memerlukan evaluasi dan tindak lanjut secara berkelanjutan.
Bagi para siswa, kunjungan malam itu menghadirkan pengalaman berbeda. Mereka tidak hanya berkesempatan bertemu dan berbincang dengan Seskab, tetapi juga menerima dorongan untuk terus belajar, mengembangkan kemampuan, dan saling mendukung di lingkungan asrama.
Dari nyanyian bersama hingga pemeriksaan buku pelajaran, kunjungan Teddy berlangsung dalam suasana akrab sekaligus menjadi kesempatan untuk melihat langsung kehidupan siswa Sekolah Rakyat. Pesan yang disampaikannya jelas: siswa perlu terus menjaga semangat, belajar dengan tekun, dan berani mengembangkan kemampuan untuk meraih cita-cita.
Ervinna
