LAMPUNG BARAT – jakartanews.co.id Sebanyak 2.000 lebih peserta adventure trail memadati kawasan Sekolah Kopi, Kecamatan Sumber Jaya, Kabupaten Lampung Barat, Minggu (25/10/2026). Ribuan rider dari berbagai daerah di Indonesia tersebut mengikuti gelaran Adventure Trail Gas Lambar 1 yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-35 Kabupaten Lampung Barat.
Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, secara resmi melepas para peserta dengan mengibarkan bendera start. Pelepasan tersebut turut dihadiri anggota DPR RI Mukhlis Basri, Ketua DPRD Lampung Barat Edi Novial beserta anggota, jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta para camat.
Event yang berlangsung selama dua hari, 24–25 Oktober 2026, ini menjadi ajang bagi para pencinta olahraga ekstrem untuk menjajal tantangan jalur alam sekaligus menikmati keindahan panorama Kabupaten Lampung Barat.
Antusiasme peserta terlihat dari luasnya daerah asal para rider. Selain diikuti peserta dari 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung, kegiatan ini juga menarik minat penggemar adventure trail dari luar daerah, mulai dari Kalimantan, Sumatera Barat, Banyumas, Jawa Timur, hingga Bali.
Kehadiran peserta dari berbagai wilayah tersebut menjadikan Adventure Trail Gas Lambar 1 sebagai momentum untuk mempererat silaturahmi antar komunitas sekaligus memperkenalkan potensi wisata alam Lampung Barat kepada masyarakat yang lebih luas.
Dalam sambutannya, Bupati Parosil Mabsus menegaskan bahwa kegiatan adventure trail bukan semata-mata tentang kecepatan atau kemampuan individu dalam menaklukkan medan, melainkan juga mengutamakan kebersamaan, kekompakan, dan kerja sama antar peserta.
Menurutnya, karakter jalur yang menantang membutuhkan koordinasi serta kepedulian terhadap sesama rider, terutama ketika menghadapi medan sulit yang tidak bisa dilalui hanya dengan mengandalkan kemampuan pribadi.
“Adventure ini lebih mengedepankan kebersamaan tim untuk bisa melalui jalur alam yang penuh rintangan. Diperlukan kerja sama dan pertolongan antar angggota. Jika tidak, kesulitan jalur lumpur dan tanjakan ekstrem akan sulit dilalui,” ujar Parosil.
Bupati yang akrab disapa Pak Cik itu juga mengingatkan seluruh peserta agar selalu mengutamakan keselamatan selama mengikuti kegiatan.
Ia berharap para rider dapat menjaga kekompakan, mematuhi arahan panitia, serta memperhatikan kondisi masing-masing ketika melintasi jalur yang telah disiapkan.
“Pesan saya, semangat untuk para peserta, jaga kekompakan. Berangkat sehat, pulang selamat,” tegasnya di hadapan ribuan rider.
Panitia menyiapkan rute dengan beragam karakter medan yang menantang, mulai dari jalan berbatu cadas, perbukitan, jalur berlumpur, hingga kawasan hutan.
Bagi para penggemar olahraga adventure trail, kondisi tersebut menjadi bagian dari tantangan yang memberikan pengalaman tersendiri. Namun, Parosil mengingatkan bahwa setiap peserta tetap harus mengedepankan keselamatan dan tidak memaksakan diri ketika menghadapi medan yang sulit.
“Apalagi nge-trail dilakukan di alam terbuka, tentu saja akan melewati jalan cadas, bukit, lumpur, dan hutan. Namun, bagi penggila olahraga ini, semakin sulit rintangan semakin asyik melaluinya. Adrenalin semakin memuncak untuk menaklukkan medan yang menantang,” ungkapnya.
Selain memberikan pengalaman berpetualang, kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi para peserta untuk mengenal lebih dekat bentang alam Lampung Barat yang dikenal memiliki kawasan pegunungan, perkebunan kopi, sungai, serta panorama alam yang menarik.
Dalam kesempatan tersebut, Parosil turut meminta doa dan dukungan dari seluruh peserta agar Kabupaten Lampung Barat semakin maju dan berkembang seiring bertambahnya usia daerah tersebut yang kini memasuki tahun ke-35.
“Pak Bupati mohon doanya kepada seluruh peserta, karena Lampung Barat ini sudah memasuki usia yang ke-35. Doakan agar ke depan Lampung Barat akan semakin jaya,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan harapan agar seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan lancar serta memperoleh pengalaman positif selama berada di Lampung Barat.
Mudah-mudahan seluruh peserta diberikan kesehatan, keselamatan, kebaikan, dan kelancaran. Nikmati alamnya Lampung Barat, pegunungan nya, kopinya, jalurnya, dan juga sungainya, termasuk bebatuan-batuannya, serta rutenya yang sangat menantang,” sambung Parosil.
Lebih jauh, ia berharap para peserta yang datang dari berbagai daerah dapat menjadi duta wisata informal dengan membagikan pengalaman dan memperkenalkan keindahan Lampung Barat kepada komunitas maupun masyarakat di daerah masing-masing.
Menurutnya, pengalaman langsung menikmati alam Lampung Barat diharapkan dapat mendorong semakin banyak wisatawan untuk berkunjung dan mengenal potensi daerah tersebut.
“Mudah-mudahan nanti sekembalinya dari sini bisa memberikan motivasi maupun semangat kepada teman-teman yang lain dan bisa memperkenalkan alam Lampung Barat,” pungkasnya.
hamdan
