jakartanews
Jakarta, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) memiliki peran penting sebagai mitra strategis Polri dalam mendorong reformasi kelembagaan, peningkatan tata kelola organisasi, serta penguatan pelayanan kepada masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan Kapolri saat menghadiri Rapat Koordinasi Pengawasan (Rakorwas) Kompolnas Tahun Anggaran 2026 yang mengusung tema “Pengawasan Akselerasi Reformasi Kelembagaan dan Manajerial Polri” di kawasan Ancol, Jakarta, pada (10/6/2026).
Dalam sambutannya, Jenderal Sigit menyampaikan bahwa keberadaan Kompolnas tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pengawas eksternal, tetapi juga sebagai partner strategis yang memberikan masukan, rekomendasi, serta evaluasi guna mendukung transformasi Polri menuju institusi yang semakin profesional, modern, dan dipercaya masyarakat.
“Forum ini sangat penting karena Kompolnas bagi Polri adalah mitra strategis. Di satu sisi Kompolnas memberikan rekomendasi kepada Bapak Presiden, namun di sisi lain juga memberikan masukan terkait kebijakan-kebijakan institusi dan bagaimana arah pengembangan Polri ke depan,” ujar Kapolri.
Menurut Kapolri, peran Kompolnas sangat krusial dalam menjembatani aspirasi publik dengan kebijakan internal kepolisian. Melalui berbagai laporan, pengaduan, serta hasil pengawasan yang dilakukan Kompolnas, Polri dapat memperoleh gambaran yang lebih objektif mengenai persepsi masyarakat terhadap kinerja institusi.
Masukan dan evaluasi tersebut, lanjutnya, menjadi bahan penting bagi Polri untuk melakukan pembenahan secara berkelanjutan, baik dalam aspek pelayanan publik, penegakan hukum, maupun penguatan pengawasan internal.
Kapolri menilai bahwa sinergi yang terbangun antara Polri dan Kompolnas selama ini telah memberikan kontribusi positif dalam menjaga akuntabilitas organisasi.
Kehadiran Kompolnas dinilai mampu membantu memastikan pelaksanaan tugas-tugas kepolisian tetap berada pada koridor hukum, profesionalisme, serta sesuai dengan harapan masyarakat.
“Tentunya harapan kita, peran Kompolnas sebagai mitra strategis dapat terus menjaga agar institusi Polri berjalan sesuai dengan harapan masyarakat dan sejalan dengan berbagai rekomendasi reformasi yang telah disusun,” katanya.
Lebih lanjut, Jenderal Sigit berharap Rakorwas Kompolnas 2026 dapat menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dan koordinasi antara kedua institusi.
Menurutnya, tantangan tugas kepolisian ke depan akan semakin kompleks seiring perkembangan teknologi, dinamika sosial, dan meningkatnya ekspektasi publik terhadap pelayanan negara.
Oleh karena itu, Polri membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk Kompolnas, untuk memastikan setiap program reformasi dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan.
Kapolri juga menekankan pentingnya pengawasan yang konstruktif sebagai instrumen untuk mempercepat transformasi Polri. Dengan adanya evaluasi dan masukan yang objektif, institusi kepolisian diharapkan mampu terus melakukan perbaikan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kerja sama yang selama ini telah berjalan dengan baik antara Kompolnas dan Polri, khususnya dalam mengawasi, mengatensi berbagai perhatian publik, serta mendorong pembenahan-pembenahan internal, harus terus diperkuat. Dengan demikian, Polri dapat menjadi institusi yang adaptif, modern, profesional, dan mampu menjawab harapan masyarakat,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Kapolri menyampaikan harapan agar sinergi antara Polri dan Kompolnas dapat terus menghasilkan berbagai langkah konkret dalam mewujudkan institusi kepolisian yang semakin transparan, akuntabel, dan dicintai rakyat.
Menurutnya, kepercayaan publik merupakan modal utama bagi Polri dalam menjalankan tugas menjaga keamanan, ketertiban masyarakat, serta menegakkan hukum secara berkeadilan.
Rakorwas Kompolnas Tahun Anggaran 2026 sendiri menjadi forum strategis yang mempertemukan unsur Kompolnas, Polri, serta para pemangku kepentingan terkait guna membahas penguatan sistem pengawasan dan percepatan reformasi kelembagaan.
Kegiatan ini diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi dan langkah-langkah konkret untuk meningkatkan kualitas tata kelola organisasi kepolisian di masa mendatang.
Ervinna
