jakartanews
Lampung Barat – SMK Negeri 1 Way Tenong, Kabupaten Lampung Barat, resmi menggelar kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru Tahun Ajaran 2026/2027 pada Rabu, 8 Juli 2026, di lingkungan sekolah yang berlokasi di Kelurahan Fajar Bulan, Kecamatan Way Tenong, Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung.
Kegiatan sosialisasi MPLS berlangsung dengan tertib dan penuh semangat. Acara dihadiri oleh Kepala SMK Negeri 1 Way Tenong, jajaran dewan guru, Ketua Komite sekolah, Babinsa, Bimakambtibmas beserta pengurus, perwakilan wali murid, serta sejumlah awak media sebagai bentuk komitmen sekolah dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik kepada masyarakat.
Selain menjadi momentum penyambutan peserta didik baru, kegiatan tersebut juga diisi dengan sesi dialog terbuka antara pihak sekolah, Komite Sekolah, dan wali murid. Salah satu pembahasan utama dalam forum tersebut adalah mekanisme pengadaan seragam sekolah bagi seluruh siswa baru.
Melalui musyawarah sosialisasi yang berlangsung secara terbuka, seluruh peserta rapat mencapai kesepakatan bersama bahwa pengadaan seragam sekolah akan dikelola sepenuhnya melalui Koperasi Sekolah. Kesepakatan tersebut juga mencakup persetujuan mengenai harga seragam yang telah dipaparkan dalam rapat dan dinilai sesuai dengan kualitas bahan, model, serta kebutuhan peserta didik.
Salah seorang perwakilan wali murid menyampaikan dukungannya terhadap keputusan tersebut. Menurutnya, pengadaan seragam melalui koperasi sekolah akan memberikan keseragaman baik dari segi model, kualitas, maupun ukuran sehingga seluruh siswa memiliki standar yang sama.
“Kami sepakat seragam dibeli melalui koperasi sekolah supaya ada keseragaman model, kualitas, dan ukuran bagi seluruh siswa. Selain itu, kami juga sudah sepakat dengan harga yang ditetapkan karena dianggap wajar dan sesuai dengan kualitas yang didapatkan,” ujarnya.
Perwakilan Komite Sekolah, Supriyono dan Kadar solihat , menyampaikan bahwa keputusan tersebut merupakan hasil musyawarah bersama yang mengedepankan asas transparansi, akuntabilitas, dan kepentingan terbaik bagi peserta didik.
“Keputusan ini diambil demi kepentingan terbaik siswa, menjamin keseragaman, serta memastikan seluruh proses berjalan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan,” ungkap mereka.
Sementara itu, Kepala SMK Negeri 1 Way Tenong, Ike Maria Sari, S.Pd., M.M., menjelaskan bahwa kegiatan MPLS merupakan agenda penting untuk membantu peserta didik baru mengenal lingkungan sekolah sekaligus membangun kesiapan mereka dalam mengikuti proses pembelajaran.
Menurutnya, selama MPLS para siswa diperkenalkan dengan visi dan misi sekolah, tata tertib, budaya sekolah, program keahlian atau jurusan, fasilitas praktik, kegiatan ekstrakurikuler, upaya pencegahan perundungan, keamanan lingkungan sekolah, hingga pemahaman mengenai hak dan kewajiban sebagai peserta didik.
“Kami berharap melalui kegiatan MPLS ini para siswa baru dapat beradaptasi dengan baik, memahami budaya sekolah, serta memiliki semangat belajar yang tinggi. Semoga ini menjadi awal yang baik agar mereka siap belajar, mengembangkan keterampilan, dan tumbuh menjadi generasi yang cerdas, terampil, berkarakter, serta berakhlak mulia,” ujar Ike Maria Sari.
Pelaksanaan MPLS di SMK Negeri 1 Way Tenong diharapkan menjadi fondasi awal dalam membentuk karakter, kedisiplinan, dan semangat belajar peserta didik baru. Dengan dukungan seluruh unsur sekolah, komite, dan wali murid, diharapkan proses pendidikan dapat berjalan semakin berkualitas serta mampu mencetak lulusan yang kompeten, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja maupun pendidikan lanjutan.
HAMDAN ❤️💙
