Jakarta,Jakarta News
Ikhtiar Perdamaian membuahkan hasil.Pertemuan hari kedua antara keluarga pelaku penganiayaan dan Orang tua korban yang difasilitasi Oleh Ketua RT 08/03 Sri Runtah di balai warga RT 08/03, Rabu 28 Juni 2026 Berakhir dengan Kesepakatan damai secara kekeluargaan.
Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan pertama yg difasilitasi Ketua RW 09 Ahmad Yani Kemarin, yang mana, kedua belah pihak baru menyepakati upaya damai tetapi belum terselesaikan secara tertulis.
Kuswati, ibu korban, mengatakan bahwa dirinya telah memaafkan para pelaku karena melihat adanya itikad baik dari pihak keluarga untuk bertanggung jawab, terutama terkait pengobatan anaknya yang menjadi korban pembacokan.
“Intinya selama ada itikad baik untuk pengobatan anak saya yang menjadi korban pembacokan, saya sebagai orang tua sudah memaafkan para pelaku atas dasar kemanusiaan,” ujar Kuswati.
Meski demikian, Kuswati berharap peristiwa serupa tidak kembali terjadi, mengingat baik korban maupun para pelaku masih berstatus sebagai anak di bawah umur dan masih menempuh pendidikan.
“Saya berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi, apalagi mereka masih di bawah umur dan masih sekolah,” tegasnya.
Ketua Persaudaraan Wartawan Jakarta Utara (PWJU), Habibah Binti Ganna Ganna, mengimbau agar keluarga para pelaku benar-benar menunjukkan penyesalan dan meminta maaf kepada keluarga korban. Ia juga berharap para orang tua dapat lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak mereka.
Sementara itu, Ketua RT 08 Sri Runtah menyampaikan harapannya agar kesepakatan damai ini menjadi akhir dari persoalan yang terjadi dan tidak ada lagi konflik maupun pelaporan hukum lanjutan.
Perwakilan orang tua pelaku, Saiman, menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban atas tindakan yang dilakukan anak-anak mereka.
“Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada Ibu Kuswati atas apa yang telah dilakukan oleh anak-anak kami. Semoga ke depan hubungan ini bisa kembali baik dan menjadi saudara,” ucap Saiman.
Ketua RW 09 Kelurahan Rawa Badak Utara, Ahmad Yani, berharap seluruh pihak dapat mengambil hikmah dari kejadian tersebut. Menurutnya, karena korban maupun pelaku masih di bawah umur, pembinaan dari keluarga menjadi faktor penting agar kejadian serupa tidak terulang.
“Semoga kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita semua. Kepada para orang tua, mari lebih memperhatikan pergaulan anak-anak, terutama saat berada di luar rumah, agar peristiwa seperti ini tidak kembali terjadi,” pungkas Ahmad Yani.
Reporter Kang Ibra
