Jakarta, jakartanews.co.id Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membuka rangkaian lomba Jakarta Running Festival (JRF) 2026 dengan melepas peserta kategori full marathon di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada (25/10/2026), pukul 04.00 WIB. Tak hanya bertindak sebagai pejabat yang melepas peserta, Pramono juga turun langsung mengikuti perlombaan pada kategori 10 kilometer (10K) bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan.
Pramono melakukan flag off dari atas podium dengan mengibarkan bendera sebagai tanda dimulainya lomba. Mengenakan topi, jaket, dan celana hitam serta kaus bertuliskan JRF, ia menyaksikan para pelari memulai tantangan mereka sejak dini hari.
Usai melepas peserta kategori full marathon, Pramono sempat berbincang dengan sejumlah orang di atas podium sebelum melanjutkan aktivitasnya di ruang VIP. Namun, agenda gubernur tidak berhenti pada seremoni pembukaan. Pramono juga bersiap menjadi bagian dari ribuan pelari yang meramaikan festival olahraga tersebut.
Pramono dan Zulhas Turun di Kategori 10K
Memasuki gelombang ketiga kategori 10K, Pramono terlihat berlari berdampingan dengan Zulkifli Hasan. Keduanya melewati garis start sekitar pukul 05.19 WIB.
Pramono tampil dengan setelan bernuansa hitam, mulai dari topi, kaus, hingga celana, yang dipadukan dengan sepatu putih. Sementara itu, Zulkifli Hasan mengenakan jersey biru muda, celana, dan sepatu hitam.
Keduanya berada di bagian belakang rombongan saat memulai lomba. Sebelum berlari, Pramono juga sempat melakukan pemanasan bersama sejumlah staf dan ajudannya.
Keikutsertaan Pramono dalam kategori 10K menjadi salah satu sorotan pada hari kedua Jakarta Running Festival 2026. Setelah menjalankan peran sebagai kepala daerah yang membuka perlombaan, ia turut merasakan langsung atmosfer kompetisi bersama para peserta.
Sebelumnya, Pramono juga telah melepas peserta kategori full marathon serta gelombang pertama kategori 10K.
Ajak Pelari Menikmati Jakarta
Dalam sambutannya kepada peserta kategori 10K, Pramono mengapresiasi penyelenggaraan Jakarta Running Festival yang berlangsung selama rangkaian acara. Ia berharap para pelari dapat menikmati perlombaan sekaligus merasakan suasana Jakarta melalui kegiatan olahraga tersebut.
“Pak Menko, rekan-rekan sekalian, pagi hari ini dan ini event terakhir Jakarta Running Festival ini lari 10 km, saya berharap karena dari kemarin acaranya begitu baik, larinya menyenangkan, lari menggembirakan semua-semuanya memenuhi waktu seperti diharapkan. Mudah-mudahan banyak yang memecahkan rekor pribadi dan yang paling penting enjoy nikmati Jakarta bersama kalian semua,” kata Pramono.
Pernyataan tersebut menegaskan pesan yang ingin disampaikan dalam penyelenggaraan festival ini: lari bukan semata-mata soal kecepatan atau pencapaian waktu, melainkan juga pengalaman menikmati kota, menjaga kebugaran, dan membangun kebersamaan di antara peserta.
Jakarta Running Festival dan Semangat Kota Aktif
Jakarta Running Festival 2026 menjadi salah satu ajang olahraga lari yang menghadirkan peserta dari berbagai kalangan. Keterlibatan Pramono dan Zulkifli Hasan dalam kategori 10K turut memberikan perhatian publik terhadap penyelenggaraan acara tersebut.
Bagi Jakarta, ajang lari berskala besar tidak hanya menjadi arena bagi peserta untuk menguji kemampuan dan mengejar rekor pribadi. Kegiatan semacam ini juga menjadi kesempatan untuk memperkuat budaya hidup sehat serta menghadirkan ruang interaksi masyarakat melalui olahraga.
Meski demikian, keberhasilan sebuah festival lari tidak cukup diukur dari jumlah peserta atau kemeriahan seremoni pembukaan. Pengelolaan rute, keselamatan pelari, kelancaran lalu lintas, kenyamanan warga, dan ketertiban selama acara juga menjadi aspek penting yang menentukan kualitas penyelenggaraan.
Dengan turun langsung di kategori 10K, Pramono menjalani dua peran sekaligus dalam Jakarta Running Festival 2026: sebagai gubernur yang membuka ajang olahraga tersebut dan sebagai peserta yang ikut berlari bersama masyarakat.
Partisipasi itu menjadi penutup rangkaian kegiatan Pramono pada pagi hari tersebut, sekaligus memperlihatkan keterlibatan langsung pimpinan daerah dalam kegiatan olahraga yang membawa nama Jakarta.
Jakarta Running Festival 2026 diharapkan tidak hanya meninggalkan kesan sebagai perhelatan olahraga tahunan, tetapi juga mendorong masyarakat menjadikan aktivitas fisik sebagai bagian dari gaya hidup.
Bagi para peserta, targetnya mungkin berbeda-beda menuntaskan jarak, memperbaiki catatan waktu, atau sekadar menikmati suasana lomba. Namun, semangat yang dibawa tetap sama: berlari, menjaga kebugaran, dan menikmati Jakarta.
Ervinna
