Jakarta, 22 Juli 2026 – Persaudaraan Wartawan Jakarta Utara (PWJU) menegaskan pentingnya menjaga kehormatan profesi wartawan sebagai bagian dari upaya memperkuat demokrasi serta melindungi hak masyarakat untuk memperoleh informasi yang benar, akurat, dan berimbang.
Sikap tersebut disampaikan PWJU menyikapi polemik yang berkembang terkait pernyataan pengacara Hotman Paris Hutapea yang memicu respons dari sejumlah organisasi pers.
PWJU menegaskan tetap menghormati proses hukum maupun langkah-langkah penyelesaian yang sedang berlangsung terkait polemik tersebut.
Ketua PWJU, Habibah Binti Ganna, menegaskan bahwa profesi wartawan memiliki landasan hukum melalui Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Menurutnya, pers memiliki fungsi strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, menjalankan kontrol sosial, serta menjadi salah satu pilar penting dalam kehidupan demokrasi.
,”Menghormati wartawan bukan berarti wartawan kebal terhadap kritik. Kritik harus disampaikan secara etis dan melalui mekanisme yang benar. Namun, tindakan atau pernyataan yang merendahkan profesi wartawan berpotensi mencederai kebebasan pers dan kualitas demokrasi,” tegas Habibah, Rabu
PWJU menilai kebebasan berpendapat merupakan hak setiap warga negara yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, menjunjung etika, serta menghormati profesi dan hak orang lain.
Organisasi tersebut juga mengapresiasi adanya upaya penyelesaian melalui jalur hukum maupun penyampaian permintaan maaf sebagai langkah untuk membangun komunikasi publik yang lebih baik dan menjaga hubungan yang sehat antara insan pers dengan berbagai elemen masyarakat.
PWJU mengajak seluruh elemen bangsa, mulai dari pejabat publik, aparat penegak hukum, akademisi, pelaku usaha, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat luas, untuk bersama-sama menjaga marwah pers, menghormati profesi wartawan, serta memperkuat budaya dialog yang beretika.
“Menghormati pers berarti menghormati demokrasi. Pers yang bermartabat akan menghadirkan informasi berkualitas, dan informasi yang berkualitas menjadi fondasi lahirnya masyarakat yang cerdas serta bangsa yang kuat,” pungkas Habibah.
red.
