jakartanews
Lampung Barat, 29 April 2026 — Upaya memperkuat sinergi antara sektor industri dan pemerintah daerah kembali ditunjukkan melalui pertemuan antara PT Star Energi dan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Lampung Barat. Pertemuan yang berlangsung pada Rabu (29/4/2026) di Cafe Diamond ini menjadi momentum penting dalam membahas mekanisme perekrutan tenaga kerja yang transparan, inklusif, dan sesuai regulasi yang berlaku.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Lampung Barat, Haiza Rinsa, dalam pemaparannya menjelaskan secara rinci tata cara perekrutan tenaga kerja yang dibutuhkan oleh PT Star Energi, baik untuk tenaga kerja dengan keahlian (skill) maupun tanpa keahlian (non-skill). Ia menekankan pentingnya proses yang terbuka dan akuntabel agar dapat memberikan kesempatan yang adil bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Haiza Rinsa juga menyampaikan arahan dari Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, terkait kebijakan ketenagakerjaan di wilayah tersebut. “Bupati Lampung Barat menegaskan bahwa setiap proses perekrutan tenaga kerja harus memenuhi persyaratan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta ketentuan yang ditetapkan oleh pihak perusahaan,” ujar Haiza di sela pidato pembukaan.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa Bupati juga memberikan penekanan khusus agar PT Star Energi memprioritaskan tenaga kerja lokal, terutama yang berasal dari wilayah terdekat dengan area operasional perusahaan. “Prioritas utama diharapkan diberikan kepada masyarakat dari pekon dan kecamatan yang berada di sekitar lokasi kegiatan PT Star Energi, baik untuk tenaga kerja skill maupun non-skill,” tambahnya.
Disnaker Lampung Barat, lanjut Haiza, menyatakan kesiapan penuh untuk memfasilitasi seluruh tahapan dalam proses rekrutmen. Dukungan tersebut mencakup mulai dari pengumuman lowongan kerja, proses seleksi, hingga penyampaian hasil penerimaan tenaga kerja. Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak adanya praktik yang tertutup dan menjamin transparansi kepada masyarakat.
“Kami siap membantu dan memfasilitasi kegiatan ini secara menyeluruh. Mulai dari proses perekrutan, seleksi, hingga pengumuman hasil, semuanya akan dilakukan secara terbuka agar tidak ada yang ditutup-tutupi,” tegas Haiza Rinsa.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal dari kerja sama berkelanjutan antara pemerintah daerah dan pihak industri dalam menciptakan peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat Lampung Barat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pemberdayaan tenaga kerja lokal.
Jamin Ginting
