Jakarta, jakartanews.co.id Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) yang baru di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada (14/9/2026).
Suahasil menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa yang sebelumnya menjabat sebagai bendahara negara.
Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dan ditandai dengan pengucapan sumpah jabatan.
Prosesi berlangsung dalam suasana resmi dan dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara.
Dalam sumpahnya, Suahasil berjanji akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta menjalankan seluruh peraturan perundang-undangan dengan sebaik-baiknya demi pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Demi Tuhan saya berjanji. Bahwa saya akan setia kepada UUD Negara RI Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara,” ujar Prabowo saat membacakan sumpah yang kemudian diikuti Suahasil.
“Bahwa saya, dalam menjalankan tugas jabatan, akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab,” lanjutnya.
Pelantikan Suahasil menandai kembali bergantinya posisi Menteri Keuangan pada masa pemerintahan Presiden Prabowo. Sebelumnya, Purbaya Yudhi Sadewa dilantik sebagai Menteri Keuangan pada 8 September 2025, menggantikan Sri Mulyani Indrawati.
Suahasil Nazara bukan sosok baru dalam pengelolaan kebijakan fiskal nasional. Ia memiliki rekam jejak panjang di lingkungan Kementerian Keuangan dan telah menduduki sejumlah posisi strategis dalam pemerintahan.
Suahasil kembali dipercaya sebagai Wakil Menteri Keuangan dalam Kabinet Merah Putih setelah dilantik pada 21 Oktober 2024. Pengalaman tersebut menjadi salah satu modal penting bagi Suahasil dalam menjalankan tugas sebagai Menteri Keuangan.
Sebelumnya, berdasarkan riwayat jabatan yang tercantum dalam keterangan Kementerian Keuangan, Suahasil pernah dipercaya mengemban sejumlah tugas di pemerintahan. Ia antara lain menjadi anggota Tim Asistensi Menteri Keuangan bidang Desentralisasi Fiskal pada 2009–2011.
Pada periode 2009–2015, Suahasil juga tercatat menjabat sebagai Wakil Ketua Komite Pengawas Pelaksanaan Otonomi Daerah. Dalam rentang 2010–2015, ia menjadi Koordinator Kelompok Kerja Kebijakan di Sekretariat Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan.
Selain itu, Suahasil pernah menjadi anggota Dewan Komite Ekonomi Nasional pada 2013–2014.
Kariernya di Kementerian Keuangan semakin menonjol ketika ia dipercaya sebagai Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) secara definitif pada 31 Oktober 2016. Posisi tersebut menempatkannya pada salah satu lini penting dalam perumusan kebijakan ekonomi dan fiskal pemerintah.
Pada 25 Oktober 2019, Suahasil kemudian dipercaya sebagai Wakil Menteri Keuangan dalam Kabinet Indonesia Maju. Dalam posisi tersebut, ia mendampingi Menteri Keuangan dalam perumusan dan pelaksanaan kebijakan fiskal nasional.
Dengan pengalaman panjang tersebut, penunjukan Suahasil sebagai Menteri Keuangan menempatkannya kembali di pusat pengambilan kebijakan fiskal pemerintah, kali ini sebagai pimpinan tertinggi Kementerian Keuangan.
Sejumlah pejabat tinggi negara turut menghadiri prosesi pelantikan Suahasil Nazara di Istana Kepresidenan.
Di antaranya Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Djamari Chaniago; Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono; Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra; serta Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan.
Hadir pula Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani.
Sejumlah pejabat penegak hukum dan keamanan negara juga terlihat menghadiri acara tersebut, antara lain Jaksa Agung ST Burhanuddin, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Herindra, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aris Marsudiyanto, serta Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Dedy Prasetyo.
Pergantian Menteri Keuangan ini menjadi perhatian karena posisi bendahara negara memiliki peran sentral dalam menjaga stabilitas fiskal, mengelola anggaran negara, serta memastikan arah kebijakan keuangan pemerintah berjalan sejalan dengan agenda pembangunan Presiden Prabowo.
Dengan pengalaman panjang Suahasil di bidang kebijakan fiskal dan birokrasi Kementerian Keuangan, kini publik menanti arah kebijakan yang akan dibawanya sebagai Menteri Keuangan, termasuk dalam pengelolaan APBN, kebijakan penerimaan negara, belanja pemerintah, serta penguatan stabilitas ekonomi nasional.
Ervinna
