Jakarta, jakartanews.co.id Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta siap memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026. Jakarta akan dipersiapkan sebagai kota yang ramah terhadap olahraga sekaligus mampu memberikan kenyamanan bagi para peserta dan pendukung turnamen.
Hal tersebut disampaikan Pramono saat menghadiri Roll to Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Family Parade di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, pada (13/9/2026).
Pramono menegaskan, Jakarta memiliki pengalaman dan kesiapan untuk mendukung berbagai penyelenggaraan ajang olahraga, baik berskala nasional maupun internasional.
Menurut dia, kehadiran FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi momentum penting untuk semakin memperkuat posisi Jakarta sebagai salah satu destinasi olahraga di Indonesia.
“Jakarta siap untuk menjadi tuan rumah yang baik, dan seperti yang berulang kali saya sampaikan, Jakarta merupakan kota yang kita persiapkan menjadi ramah terhadap olahraga, destinasi olahraga,” kata Pramono.
Ia memastikan Pemprov DKI Jakarta akan membantu PSSI dan seluruh pihak terkait agar pelaksanaan turnamen berjalan aman, nyaman, dan lancar. Dukungan tersebut tidak hanya menyangkut fasilitas olahraga, tetapi juga berbagai aspek pendukung penyelenggaraan.
Pramono menegaskan, pihaknya akan menyesuaikan persiapan dengan kebutuhan yang ditetapkan PSSI dan penyelenggara.
“Pokoknya seperti yang diminta oleh PSSI kami persiapkan. Jadi, yang paling penting adalah siapa pun nanti yang akan tanding di Jakarta itu merasa aman, nyaman, semuanya,” ujarnya.
Menurut Pramono, kesiapan Jakarta juga mencakup aspek transportasi. Pemprov DKI akan memastikan mobilitas peserta dan masyarakat selama turnamen dapat berlangsung dengan baik.
“Sekarang mudah, transportasinya juga akan kita buat sepenuhnya dan juga kalau memang diperlukan untuk bantuan yang lain, kami siap untuk memberikan support untuk itu,” katanya.
Dukungan Jakarta terhadap FIFA ASEAN Cup 2026 sebelumnya juga telah ditegaskan Pramono saat menerima Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) sekaligus Ketua Umum PSSI Erick Thohir di Balai Kota Jakarta.
Pemprov DKI menawarkan sejumlah fasilitas olahraga milik pemerintah daerah untuk mendukung kebutuhan turnamen, khususnya sebagai fasilitas latihan. Dua fasilitas yang disiapkan adalah Lapangan Soemantri Brodjonegoro dan Lapangan Banteng. Pemprov DKI juga menyatakan siap melakukan penyempurnaan fasilitas apabila diperlukan agar memenuhi kebutuhan penyelenggaraan.
Jakarta International Stadium (JIS) sebelumnya juga sempat ditawarkan sebagai salah satu opsi. Namun, stadion tersebut tidak dapat digunakan karena telah memiliki agenda konser.
Selain fasilitas olahraga, Pemprov DKI juga berkomitmen membantu mempromosikan FIFA ASEAN Cup 2026 melalui berbagai ruang publik yang dikelola pemerintah daerah.
Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan antusiasme masyarakat sekaligus menciptakan atmosfer positif menjelang pertandingan.
Pramono menilai penyelenggaraan ajang internasional seperti FIFA ASEAN Cup memiliki arti penting bagi Jakarta, baik dari sisi olahraga maupun citra kota.
“Secara jujur saya mengatakan bahwa acara-acara seperti FIFA ASEAN Cup ini sangat berarti bagi Jakarta, kami akan memberikan support sepenuhnya untuk itu, dan mudah-mudahan lancar, yang paling penting Indonesia juara nantinya,” tutur Pramono.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang telah menyatakan kesiapannya mendukung penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026.
Erick menilai dukungan pemerintah daerah sangat penting untuk memastikan turnamen berjalan sesuai standar penyelenggaraan internasional.
“Alhamdulillah, terima kasih atas FIFA, Bapak Presiden, dan juga Pak Gubernur, Pak Pramono. Bagaimana kita sudah mendapat kesempatan lagi,” ujar Erick.
Erick mengatakan Indonesia sebelumnya telah mendapat pengalaman menjadi tuan rumah ajang FIFA, termasuk FIFA U-17 World Cup. Pengalaman tersebut menjadi modal penting untuk kembali menggelar kompetisi internasional.
Ia menegaskan FIFA ASEAN Cup 2026 merupakan ajang resmi FIFA, sehingga persiapannya melibatkan koordinasi antara FIFA, pemerintah pusat, PSSI, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
“Setelah sebelumnya Kejuaraan Dunia FIFA U-17 kita sebagai tuan rumah, sekarang FIFA ASEAN Cup yang akan bergulir tanggal 25 September sampai 5 Oktober,” kata Erick.
Erick berharap Indonesia mampu menunjukkan kualitas sebagai tuan rumah yang baik sekaligus meraih prestasi terbaik di lapangan.
“Jadi mudah-mudahan, event ini merupakan event yang besar buat FIFA. Kita harus jadi tuan rumah yang baik, dan mudah-mudahan timnya juga prestasinya terbaik,” imbuhnya.
FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi salah satu agenda penting sepak bola kawasan Asia Tenggara. Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah edisi perdana turnamen tersebut, yang disebut sebagai program resmi FIFA dan menjadi salah satu agenda besar sepak bola internasional di kawasan.
Bagi Pemprov DKI Jakarta, keberhasilan penyelenggaraan tidak hanya diukur dari kesiapan venue dan fasilitas pendukung, tetapi juga dari kemampuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh peserta, ofisial, suporter, serta masyarakat.
Pramono pun menegaskan bahwa Pemprov DKI siap berkolaborasi dengan PSSI dan pihak terkait untuk memastikan Jakarta mampu menjalankan perannya secara maksimal.
Namun, di balik kesiapan Jakarta sebagai tuan rumah, terdapat harapan yang lebih besar, yakni prestasi Timnas Indonesia.
Pramono berharap seluruh dukungan yang diberikan pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak dapat berujung pada pencapaian terbaik Skuad Garuda.
“Yang paling penting Indonesia juara nantinya.”
Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa Jakarta tidak hanya ingin sukses sebagai tuan rumah, tetapi juga berharap FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi momentum bagi Timnas Indonesia untuk mengukir prestasi di hadapan publik sendiri.
Ervinna
