jakartanews
Jakarta, Sebanyak 13.859 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan seluruh rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di wilayah Jakarta, pada (17/8/2026).
Pengamanan tersebut melibatkan Polda Metro Jaya, TNI, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta sejumlah instansi terkait. Personel gabungan disiapkan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan peringatan kemerdekaan berlangsung aman, tertib, lancar, dan kondusif.
Sejumlah agenda utama yang menjadi perhatian dalam pengamanan antara lain Upacara Pengibaran dan Penurunan Bendera Merah Putih di Istana Negara, Kirab Bendera Merah Putih, Pesta Rakyat, kegiatan UMKM, karnaval, hingga panggung hiburan yang digelar di sejumlah kawasan pusat Jakarta.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, kekuatan pengamanan tersebut terdiri atas 7.105 personel Polda Metro Jaya, 2.042 personel Polres jajaran, dan 4.712 personel bawah kendali operasi (BKO).
“Personel BKO terdiri atas 3.573 personel TNI atau 35 SSK, 500 personel Korbrimob Polri atau lima SSK, 300 personel Korsabhara Baharkam Polri atau tiga SSK, 198 personel Satpol PP, 91 personel dari 13 unit pemadam kebakaran, serta 50 personel Dinas Perhubungan,” ujar Budi.
Menurutnya, personel gabungan tersebut ditempatkan di sejumlah titik strategis yang menjadi pusat kegiatan masyarakat maupun lokasi berlangsungnya rangkaian acara HUT ke-81 RI.
Beberapa lokasi yang menjadi fokus pengamanan meliputi kawasan Istana Negara, Monumen Nasional (Monas), Medan Merdeka, Jalan MH Thamrin, kawasan Sarinah hingga Bundaran Hotel Indonesia (HI). Pengamanan juga dilakukan di sepanjang jalur Kirab Bendera Merah Putih serta lokasi penyelenggaraan Pesta Rakyat, UMKM, karnaval, dan panggung hiburan.
Budi menjelaskan, pola pengamanan dilakukan secara terpadu dengan menyesuaikan karakteristik dan kebutuhan masing-masing lokasi. Tidak hanya berfokus pada keamanan kegiatan, petugas juga memastikan mobilitas masyarakat tetap berjalan serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga yang mengikuti maupun beraktivitas di sekitar lokasi acara.
Selain pengamanan kegiatan, Polda Metro Jaya juga menyiapkan 2.116 personel untuk melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas selama rangkaian perayaan berlangsung.
Pengaturan arus kendaraan, termasuk pengalihan lalu lintas, akan dilakukan secara situasional dengan mempertimbangkan tingkat kepadatan kendaraan, pergerakan peserta kegiatan, serta kondisi aktual di lapangan.
Kepolisian mengimbau masyarakat yang hendak melintas atau beraktivitas di kawasan pusat Jakarta untuk memperhitungkan waktu perjalanan dan memilih rute alternatif apabila diperlukan.
“Bagi masyarakat yang akan beraktivitas di sekitar Istana Negara, Monas, Medan Merdeka, Jalan MH Thamrin, Sarinah hingga Bundaran HI, agar memperhitungkan waktu perjalanan dan mengikuti arahan petugas apabila terdapat pengaturan lalu lintas,” kata Budi.
Menurutnya, pengaturan lalu lintas akan terus dievaluasi berdasarkan perkembangan situasi. Petugas di lapangan juga akan memberikan informasi dan arahan kepada pengguna jalan apabila terjadi perubahan pola arus kendaraan.
Libatkan Lintas Instansi
Untuk mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan, koordinasi lintas instansi juga dilakukan.
Sinergi tersebut mencakup dukungan kesehatan, penanganan keadaan darurat, pemadam kebakaran, pengaturan transportasi, serta pelayanan masyarakat di sekitar lokasi kegiatan.
Kepolisian memastikan koordinasi antarpersonel dan antarinstansi terus dilakukan agar setiap potensi gangguan keamanan maupun hambatan di lapangan dapat ditangani dengan cepat.
Masyarakat yang hadir dalam rangkaian perayaan HUT ke-81 RI juga diimbau menjaga ketertiban, memperhatikan barang bawaan, serta memastikan anggota keluarga tetap dalam pengawasan, terutama saat berada di lokasi yang ramai.
Polda Metro Jaya mengajak seluruh masyarakat merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan penuh sukacita, tertib, dan semangat kebersamaan.
“Semoga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman, lancar, dan dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat,” ujar Budi.
Apabila masyarakat membutuhkan bantuan kepolisian dalam situasi darurat atau memerlukan pelayanan kepolisian, dapat menghubungi Call Center Polri 110.
Ervinna
