Jakarta, 9 Maret 2026_ — Kesenian tradisional Karawitan Cokekan tampil memukau di Sarinah, Jalan Thamrin, dalam rangkaian acara Injourney Leaving Legacy, Senin malam. Pertunjukan yang digelar Yayasan Sanggar Rizky Budaya Nusantara Kuncaraningrat ini dihadiri sekitar 70 direksi BUMN dari seluruh Indonesia, termasuk Direktur Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
Kolaborasi TMII dengan yayasan tersebut menampilkan Cokek klenengan dan sinden, dipersembahkan oleh seniman karawitan serta maestro dalang klasik berusia 55 tahun ke atas.
Ketua Umum Yayasan Sanggar Rizky Budaya Nusantara Kuncaraningrat, Ricky Niswarin Utami, menegaskan pentingnya menjaga warisan budaya: “Melestarikan kesenian leluhur bukan sekadar nostalgia. Di tengah arus globalisasi, seni tradisi mengingatkan kita pada jati diri dan mempersatukan bangsa, agar Indonesia tidak tercerabut dari akarnya.”
Ia menambahkan bahwa pertunjukan ini menjadi bukti seni budaya mampu menjadi ruang bersama—lintas usia dan jabatan—dalam menjaga persatuan.
Para pengunjung menyaksikan suguhan budaya yang mengedepankan warisan leluhur sebagai pengikat kebangsaan di era modern.
