Jumat, November 27, 2020
Beranda Kriminalitas Bullying Siswa SMPN Malang

Bullying Siswa SMPN Malang

Kepala Sekolah dan Kepala Diknas Kena Getah

Buntut kasus bullying yang menimpa MS, siswa SMP 16 Malang menyeret Kepala Sekolah dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. MS yang mengalami kasus bullying terpaksa harus merelakan jarinya untuk diamputasi karena sudah tidak berfungsi. Berkaitan dengan kasus tersebut, Walikota Malang Sutiaji akhirnya memberikan sanksi kepada sekolah, kepala sekolah bahkan hingga Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Lalai dalam Tugas

Sanksi yang diberikan sendiri oleh walikota Malang sendiri berbeda-beda sesuai dengan jabatan. Pada hari Senin (10 –Februari -2020) Kepala Sekolah dan Wakil Kepala sekolah SMPN 16 Kota Malang sudah di bebas tugaskan. Menurut Sutiaji, sanksi tersebut sudah sesuai dengan acuan peraturan Pemerintah Republik Indonesia PP RI No 53 Tahun 2010 Mengenai Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

Tidak hanya  Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah, namun juga guru yang diduga terlibat dalam penanganan kasus bullying tersebut. Mereka di nilai telah lalai dalam melaksanakan tugas sebagai guru dalam mendidik dan mengawasi anak didik. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang sebelumnya menyebutkan bahwa tidak ada unsur kekerasan dalam kasus tersebut.

Untuk kepala dinas, Zubaedah diberikan sanksi peringatan. Hal ini karena kepala dinas dinilai ceroboh dalam membuat statement dan membuat dirinya menjadi bulan-bulanan di dunia maya. Hal ini bermula ketika kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan membuat statement terkait kasus tersebut. Zubaedah mengatakan siswa tersebut bercanda berdasarkan keterangan dari sekolah tanpa mengklarifikasi lebih dahulu.

Polisi Tetap Proses Kasus Bullying

Kapolresta Malang Kota Kombes Le4onardus Sinarmata dalam waktu terpisah mengungkapkan bahwa  berdasarkan keterangan yang didapat dair para pelaku ada keterangan yang mengejutkan. Menurut pelaku, saat melakukan perundungan korban diangkat bersama-sama oleh beberapa pelaku dan kemudian dilemparkan ke paving dengan kondisi badan terlentang. Para pelaku yang berjumlah 7 orang tersebut kini diperiksa dengan khusus dan polisi menggunakan UU no 35 Tahun 2014  tentang Perlindungan Anak. Hingga saat ini, sudah ada 2 orang yang sudah dijadikan tersangka. 

Pendampingan Psikologis untuk Korban dan Pelaku Bullying Siswa

Sementara itu  walikota Malang Sutiaji meminta dengan khusus agar ada pendampingan psikologis kepada korban dan juga pelaku, hal ini dikarenakan mereka baik pelaku dan korban masih di bawah umur. Semenjak jarinya diamputasi pada minggu lalu, MS masih belum keluar rumah sakit. Menurut pemeriksaan dari psikolog dan pekerja sosial, MS belum siap untuk dipulangkan. 

Pendampingan psikologis ini tentunya sangat penting untuk mengurangi dampak trauma yang biasanya terjadi dalam kasus bullying. Berdasarkan riset yang dilakukan oleh tim University of Warwick dan University of Bristol di Inggris, menyebutkan bahwa anak-anak yang mendapatkan bullying di sekolah cenderung mengalami keadaan psikotik, yaitu keadaan gangguan jiwa  dimana anak menjadi tidak mampu menerima realita, dan gangguan ini terjadi dalam jangka panjang.

Bullying siswa di Sekolah Masalah Siapa?

Bullying merupakan masalah bersama, perlu adanya peran antara sekolah, orang tua, pemerintah, serta masyarakat. Untuk menekan tingkat bullying di sekolah sangat penting bagi sekolah, guru, dan orang tua untuk meningkatkan awareness terhadap anak ketika mengalami bullying/ menemukan adanya indikasi bullying di antara para siswa. Selain itu, kenakalan remaja sebagaimana terjadi dalam kasus MS ini bisa menjadi pelajaran bahwa terkadang anak memiliki ketidaktahuan terhadap dampak atas perilakunya, sehingga cenderung melakukan  tindakan yang melanggar hukum atau kekurangan kasih sayang dan perhatian di rumah atau sekolah. 

Bullying tak hanya berupa kekerasan fisik, saat ini cyber bullying juga mulai marak. Hal ini dikarenakan anak-anak yang sudah mulai menggunakan media social dan memiliki akun sendiri. Cyber Bullying lebih susah untuk di control dan diketahui oleh orang tua, terlebih jika orang tua tidak memiliki akses kepada media social anak.

Apapun bentuknya, bullying merupakan salah satu hal yang tidak dapat dibiarkan. Banyak orang yang tanpa sadar telah melakukan pembullyan.

Most Popular

Nelayan Benih Lobster Lampung dan Bengkulu, Sangat Antusias atas Dibukanya Keran Ekspor Benih Lobster

Jakartanews.co.id, Pesisir Barat - Berbeda dengan para politikus yang sampai saat ini masih simpang siur dan saling beradu argumen tentang kebijakan terbaru yang dikeluarkan...

Presiden Jokowi Memberikan Bantuan Untuk Usaha Mikro Di Yogyakarta

Jakartanews.co.id, DIY - Presiden Joko Widodo dalam rangka meringankan beban para pelaku usaha mikro, meluncurkan Banpres Usaha Mikro.Bantuan tersebut berupa modal kerja yang dapat...

Presiden Jokowi Banjir Ucapan Selamat Ulang Tahun

Jakartanews.co.id, Jakarta - Preasiden Joko Widodo merayakan ulang tahunnya yang ke 59 tahun, Jokowi Lahir di Solo pada 21 Juni 1961 dari pasangan Sudijatmi...

Anggota Komisi II DPR RI, Desak Pemerintah Segera Terbitkan PERPPU PILKADA

Jakarta, Jakartanews.co.id – Angggota DPR RI Komisi II dari Partai Amanat Nasional (PAN) mendesak Pemerintah segera menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang (Perppu) Pemiilihan...

Recent Comments